News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Apa tanggapan anda terhadap Blog ini?

Survey Pilkada

Siapa pemenang Pilkada Gubernur Riau ?

Formula 1 News

Basketball News

Pasang iklan disini

Kamis, 31 Oktober 2013

Pasang Iklan Disini

Read Post | komentar

Ukuran Banner Iklan

Ukuran Banner Iklan / Promosi Pada Website

 

Banner dapat berupa tulisan atau gambar, dengan menampilkan gambar atau tulisan pada banner yang dibuat dapat menggambarkan secara sederhana dan mengundang rasa ingin tahu pengujung, dan untuk itu dibuatkan link ke alamat website tertentu, seperti contoh banner disamping ketika anda "klik" maka anda akan dibawa pada sebuah website tertentu.

Banner iklan diatas berukuran 125 x 125 pixel (Square Button), ini merupakan salah satu ukuran banner standart.

Ukuran standar banner perlu diketahui, karena akan membantu pengelola website atau blog dalam menentukan ukuran lay out websitenya, hal ini penting karena akan mempengaruhi keindahan tampilan website atau blog.

Ukuran Banner Standard,  yang populer adalah :
  • Leaderboard (728 x 90 pixel)
  • Full Banner (468 x 60 pixel)
  • Half Banner (234 x 60 pixel)
  • Rectangle (180 x 150 pixel) 
  • Square Button (125 x 125 pixel) 
  • Micro Bar (88 x 31 pixel) 
  • Skyscraper (120 x 600 pixel)
  • Wide Skyscraper (160 x 600 pixel)
  • Large Rectangle (336 x 280 pixel) 
Untuk lebih jelasnya dapat anda kunjungi wikipedia, berikut ini adalah gambar ukuran standard banner yang ambil dari wikipedia


Read Post | komentar

widget jam

Read Post | komentar

coba-coba jadi Trainer

Tips Menjadi Trainer

Beberapa tips berikut bisa membantu:

•  Banyak membaca dan belajar, baik dari teori maupun pengalaman
Kapanpun dan di manapun seorang trainer harus terus belajar. Sebab bagaimanapun juga seorang trainer adalah seorang guru. Bagaimana mungkin seseorang bisa mengajarkan sesuatu kalau dia sendiri tidak tahu dan tidak mau belajar?
•  Miliki niat yang benar
Menjadi trainer berarti menjadi orang yang menyeru kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan buruk dan akhlaq yang tercela. Menjadi trainer bukanlah untuk menjadi idola yang popular dan dipuji banyak orang.
•  Percaya Diri & Mampu Menghargai
Seorang trainer harus memandang baik, benar dan positif terhadap diri sendiri maupun orang lain. Kalau hanya memandang positif terhadap diri sendiri namun tidak mampu memandang positif terhadap orang lain, seorang trainer bisa terjerumus ke dalam arogansi dan kesombongan.
•  Selalu Siap
Apapun yang terjadi seorang trainer harus siap. Matinya listrik, kekurangan fasilitas, peserta yang tidak antusias, tempat yangtidak representative, ataupun hal-hal di luar perencanaan serta kendala lain harus siap diha dapi. Sebelum training, trainer dapat merencanakan training, mempersiapkan diri, materi serta hal-hal pendukung lainnya dengan baik. Kalau perlu dia melakukan role play atau semacam gladi resik. Akan tetapi dia tidak boleh kaku pada rencana. Ia harus siap dan fleksibel jika ternyata fakta di lapangan tidak sesuai rencana. Akan tetapi jika tidak ada kendala di luar perencanaan dan training diselenggarakan sesuai rencana maka hasilnya akan lebih bagus.
•  Memahami kebutuhan training
Training Needs Analysis diperlukan guna mengidentifikasikan kebutuhan training. Caranya bisa dilakukan dengan wawancara, kuesioner, diskusi (FGD), observasi ataupun cara lainnya. Intinya adalah menemukan gap antara knowledge, skill, ability (KSA) yang diinginkan dengan KSA yang terjadi di lapangan. TNA adalah salah satu kunci kualitas training.
•  Memahami peserta training (demografi, senioritas, pendidikan, usia, jumlah, latar belakang, jenis kelamin, dsb)
Perhatikan juga masalah budaya, agama dan nilai-nilai peserta. Metode  dan materi sangat tergantung pada siapa materi itu ditujukan. Memahami peserta juga bisa lebih mendekatkan diri pada peserta, menumbuhkan kepercayaan, kehangatan dan antusiasme.
•  Mengenal medan dan memilih metode (cara menyampaikan) yang tepat
Medan yang dimaksud adalah TNA, peserta, situasi, kondisi dan hal-hal terkait lainnya. Metode (how) sangat tergantung dari medan.
•  Memberi kesan pertama yang baik. Sapa dan senyum ^ ^. Kenalan yang berkesan.
•  Beri kontak mata yang ramah, proporsional dan tidakberlebihan
Beri tatapan ke semua peserta dari kanan ke kiri secara adil dan proporsional. Jangan focus pada satu tatapan perhatian saja. Jika takut menatap mata, tatap daerah T di antara kedua mata lawan bicara.
•  Bermainlah dengan suara dan kata-kata. 
Bicaralah dengan jelas. Jangan tergesa-gesa. Atur kecepatan suara sesuai kondisi peserta. Beri jeda (diam sejenak). Kalau perlu ulangi kata-kata yang penting. Selain itu, beri tekanan dan nada yang bervariasi.
Read Post | komentar

Rahasia Menjadi Trainer Profesional yang Handal

Rahasia Menjadi Trainer Profesional yang Handal

Beberapa saat lalu saya mendapatkan permintaan oleh seorang teman yang ingin saya menulis tentang tips dan trik untuk menjadi trainer. Saya teringat sewaktu saya mulai merintis karir sebagai trainer profesional di sebuah perusahaan, di mana pada waktu itu trainer merupakan salah satu profesi yang masih jarang dipilih oleh orang lain. Waktu itu sekitar 6 tahun lalu, di mana saya mulai belajar bagaimana menjadi seorang trainer profesional yang handal, tentu hingga saat ini.
Dalam perjalanannya, saya seringkali bertemu dengan banyak trainer-trainer hebat luar biasa. Beberapa di antaranya yang mungkin juga Anda kenal adalah Jamil Azzaini, Bahroin Suryantara, Ari Ginanjar Agustian, Ridwan Mukri, Indrawann Nugroho, dan banyak nama-nama trainer top lainnya. Dari mereka saya belajar ada 3 hal yang merupakan rahasia bagaimana menjadi trainer profesional yang handal. 
Baik Anda yang saat ini baru mulai untuk terjun sebagai trainer, atau bagi Anda yang sudah malang melintang di dunia trainer, tentu ingin mengetahui rahasia ini dengan lebih dalam lagi agar bisa menjadi trainer yang lebih baik lagi. Apa sajakah rahasia itu?

Interest

Rahasia pertama yang perlu diketahui agar menjadi seorang trainer yang handal adalah memiliki ketertarikan yang kuat dalam dunia pelatihan dan materi khusus terkait apa yang dilatih. Jika yang Anda maksud trainer di sini adalah motivator, sebenarnya trainer lebih luas dari itu karena trainer bisa melatih berbagai macam hal, yang intinya adalah menanamkan pengetahuan dan keterampilan kepada trainee nya.
Pertanyaannya, sudahkah Anda memiliki interest atau ketertarikan yang tinggi terhadap dunia pelatihan dan juga materi yang ingin Anda ajarkan? Trainer handal selalu menekankan bahwa mereka bisa hebat seperti sekarang ini karena memang mereka tertarik, cinta dengan dunia pelatihan, yang kali ini dapat disingkat menjadi: passion.

Skill & Abilities

Interest saja tidak cukup, melainkan seorang trainer perlu melengkapi diri dengan keterampilan-keterampilan yang diperlukan untuk menjadi seorang trainer yang handal. Keterampilan dan kemampuan yang paling umum dari para trainer terbaik adalah:
  • Keterampilan Public Speaking dan storytelling yang sangat memukau
  • Keterampilan membaca efektif dan cinta buku (pembelajar tangguh)
  • Kemampuan untuk mengonsep sebuah pelatihan efektif
  • Kemampuan menulis dan merancang slide yang efektif
  • Memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi
  • Berpikir kreatif dan solutif terhadap masalah yang ada
  • Training & Facilitator Skill yang baik
Tentu saja keterampilan-keterampilan ini tidak didapatkan dalam waktu yang singkat. Terhitung dalam pengamatan saya tidak lebih dari 10% trainer hebat yang memiliki bakat keterampilan tersebut dari lahir. Sisanya berlatih keras dan berusaha meningkatkan jam terbangnya hingga minimal mencapai 10.000 jam.

Personality

Aspek ketiga ini tidak kalah penting jika ingin menjadi seorang trainer profesional yang handal. Personality merupakan identitas yang perlu melekat dalam diri seorang trainer secara kepribadian: integritas dan kejujuran. Integritas dalam arti seorang trainer memiliki beban untuk senantiasa bertindak sesuai dengan apa yang dikatakan dan dituliskan. Jujur dalam arti membawakan materi karena tulus untuk mengembangkan orang lain. Banyak trainer yang hanya silau karena melihat kesuksesan trainer lainnya namun lupa bahwa trainer terbaik lahir dari karakter dan prestasi yang memang murni, tidak dibuat-buat.
2 tahun saya menjadi trainer untuk pelatihan menulis dan blogging, di mana dalam pelatihan tersebut saya selalu mengatakan kepada trainee untuk membiasakan untuk menulis jika memang ingin menjadi penulis handal. Di sinilah letak sulitnya menjadi trainer, yaitu menjadi teladan dan bertanggungjawab atas apa yang diajarkan. Saya pun akhirnya memaksa diri saya untuk menulis dengan rutin.
Itulah 3 rahasia bagaimana menjadi seorang trainer profesional yang handal. Miliki ketiganya, terus kembangkan, dan selamat Anda sudah memiliki modal utama untuk menjadi trainer handal.

Bagaimana menurut Anda?
Read Post | komentar

Coba-Coba jadi pengusaha

Tips dan Trik Menjadi Pengusaha Sukses

Setiap pengusaha selalu ingin sukses dalam menjalankan roda bisnisnya. Bahkan di lima tahun pertama, mereka tak segan-segan ingin mencapai omzet hingga kisaran angka miliaran rupiah. Namun untuk mewujudkan target tersebut, tentunya dibutuhkan kerja keras, strategi bisnis, serta kejelian dari para pelaku usaha. Lalu, kira-kira tips dan trik apa saja yang perlu dijalankan para pengusaha untuk mendapatkan omzet miliaran rupiah di lima tahun pertama?
Berikut ini kami informasikan tips dan trik menjadi pengusaha sukses yang bisa Anda terapkan untuk mendatangkan keuntungan besar setiap bulannya.
Tetap Konsisten Menjaga Kualitas
Ketika mengawali sebuah usaha, sering kali semangat kita terlalu berlebihan, sehingga tak jarang godaan untuk berbuat curang guna mendapatkan banyak keuntungan terbersit dalam pikiran para pelaku usaha. Biasanya dalam kasus ini, para pelaku usaha cenderung menurunkan kualitas produknya untuk memenuhi kapasitas produksi yang lebih tinggi dan mendatangkan keuntungan yang lebih besar. Meskipun cara ini memang sangat menguntungkan, namun citra baik perusahaan kita dipertaruhkan di mata para pelanggan. Karenanya agar bisnis Anda bisa bertahan hingga lima tahun pertama, tetaplah konsisten menjaga kualitas produk dan buatlah konsumen Anda semakin loyal dengan produk yang Anda pasarkan.
Buatlah perubahan untuk memenangkan persaingan
Dalam dunia usaha, tidak ada perjalanan yang dimulai dan berakhir di tempat yang sama. Bersiaplah untuk melakukan perubahan atau inovasi baru untuk bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar. Untuk bisa bertahan, anda perlu menciptakan inovasi baru yang dibutuhkan para pelanggan sehingga bisnis Anda bisa fleksibel sambil berjalan menghadapi persaingan pasar.
Fokus pada apa yang Anda impikan
Agar bisnis Anda bisa memenangkan persaingan pasar, maka fokuslah pada target yang Anda impikan. Delegasikan hal-hal atau pekerjaan yang bukan menjadi keahlian Anda, agar fokus, waktu, serta tenaga Anda tidak terbuang pada hal-hal yang kurang penting. Biasanya kebanyakan pelaku UKM gagal mencapai targetnya karena terlalu banyak keinginan, sehingga apa yang menjadi fokus utama perusahaan malah terabaikan.
Luangkan waktu untuk melakukan riset pasar
rencana bisnis 450x247 Tips dan Trik Menjadi Pengusaha SuksesMeskipun Anda cukup sibuk, namun luangkan sedikit waktu Anda untuk melakukan riset pasar dan siap tanggap dalam menghadapi semua tantangan. Kegiatan ini perlu Anda jalankan dengan rutin di lima tahun pertama untuk mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan para kompetitor, serta mengikuti perkembangan trend atau mode terbaru yang beredar di pasaran. Dengan begitu, Anda bisa sigap dalam menghadapi tantangan pasar dan tidak kalah bersaing dengan produk serupa milik para competitor Anda.

Jangan bertaruh untuk hal baru yang belum yakin berhasil
Banyak pengusaha di Indonesia yang akhirnya bangkrut karena membuat kesalahan dengan melakukan investasi atas bertaruh pada hal baru yang mereka sendiri belum yakin akan berhasil. Untuk menghindari kesalahan tersebut, ada baiknya bila Anda menghabiskan kas kecil untuk mengetes ide baru, dan memilih investasi lebih besar bila memang peluang tersebut sudah terbukti keberhasilannya. Meskipun Anda telah memiliki cukup modal, tapi Anda harus tetap bijak dalam mengelola keuangan usaha.
Semoga informasi tips bisnis yang kami angkat bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang hendak merintis sebuah usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!
Selamat mencoba tips dan trik menjadi pengusaha sukses diatas
Read Post | komentar

Menulis Cerpen pemula

Delapan langkah Menulis Cerpen untuk Pemula

 

Bagi Anda yang baru memulai ingin bisa menulis cerpen, barangkali panduan di bawah ini bermanfaat. Artikel sederhana ini hanya sebagai referensi, pengembangannya bisa dilakukan sesuai keinginan sendiri yang paling mudah dilakukan.
Cerpen merupakan sebuah cerita tertulis yang mengandung alur, plot, dan pesan dengan panjang umumnya kurang lebih 1000 kata atau 7000 huruf/karakter. Langkah-langkah menulis cerpen dapat dilakukan sebagai berikut :
      1. Menangkap ide
Langkah awal agar bisa menulis sebuah cerita adalah memiliki ide cerita. Ide cerita tidak harus yang rumit-rumit. Kejadian sehari-hari yang dilihat atau dialami bisa menjadi ide cerita. Ide ini dapat juga dijadikan judul cerita. Misalnya melihat seorang gadis sedang menyapu halaman. Itu bisa menjadi ide cerita sekaligus dapat dijadikan judul, “Gadis Penyapu Halaman”. Kalau judulnya dirasa kurang pas, bisa diganti dengan judul yang lain.
     2. Menulis dengan gaya bahasa sendiri
Langkah selanjutnya adalah menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri. Orang yang bisa baca tulis tentu bisa melakukannya. Ini yang kadang enggan dilakukan oleh pemula. Rasa pesimis sudah menghantui padahal belum mencoba. Bagaimana akan bisa jika mencoba pun tak dilakukan? Menulis dengan gaya bahasa sendiri berarti menulis dengan gaya yang biasa dilakukan. Berarti pula menulis sebisanya, ya sebisanya saja. Tak perlu dipaksakan dengan gaya bahasa yang mendayu ala Khahlil Gibran misalnya. Kalau bisanya cuma sepanjang 2000 karakter, itu bagus. Itu adalah proses menuju ke cerpen sepanjang 7000 karakter atau lebih. Kalau suka menulis narasi saja, itu bagus. Kalau menulis banyak dialognya, itu juga bagus. Semua bagus, yang penting menghasilkan tulisan.
     3 . Membuat paragraf pembuka
Tulisan yang digores pertama kali adalah paragraf pembuka. Membuat paragraf pembuka juga tidak perlu rumit-rumit. Namun demikian, yang perlu diperhatikan bahwa bagian ini adalah bagian yang penting sebagaimana judul cerpen. Ada yang mengibaratkan bagian ini seperti manekin (patung pajangan) yang dipasang di etalase sebuah toko. Hal itu berarti harus menarik, agar pembaca terpancing untuk terus membacanya.
     4. Merangkai alur dan plot
Langkah selanjutnya adalah melanjutkan paragraf pembuka yang sudah ditulis. Merangkai kejadian demi kejadian. Dialog demi dialog. Narasi demi narasi. Alur dan plot akan terbentuk dengan sendirinya. Tuliskan saja apa yang ada di kepala dengan cara Anda sendiri, maka menulis pun menjadi lancar. Jika hanya berupa narasi dan deskripsi saja, itu bagus. Jika banyak dialognya juga bagus. Semua sah-sah saja. Jika baru mampu 2000 karakter, itu bagus. Harus dicoba menulis, menulis, dan menulis lagi. Lambat laun akan bisa mencapai 7000 karakter atau lebih.
     5. Membuat paragraf penutup
Paragraf penutup juga hal yang sangat penting. Bagaimana sebuah cerita menjadi lengkap dipengaruhi oleh bagian ini. Jika bagian yang disebut ending ini bagus, maka cerpen pun bisa terdongkrak menjadi cerpen yang bagus. Bagian ini dapat ditulis dengan ending tertutup, ending terbuka, dan ending mengejutkan.
     6. Mengendapkan tulisan
Setelah cerpen selesai ditulis, dapat diendapkan terlebih dulu. Waktunya bisa singkat, bisa lama. Tergantung penulisnya. Pengendapan ini bertujuan untuk memberi jeda sebelum diedit.
     7. Mengedit tulisan
Cerpen yang telah diendapkan kemudian dibaca lagi. Hal itu untuk mengetahui kesalahan tanda baca, EYD, logika cerita, dan sebagainya. Lakukan pengeditan secukupnya. Setelah itu berarti tulisan siap disajikan.
     8. Menulis lagi, belajar lagi, menulis lagi, demikian seterusnya
Setelah menulis satu cerpen, jangan cepat puas. Setelah ada yang menganggap cerpennya bagus, jangan cepat puas. Setelah cerpennya dimuat di media cetak, jangan cepat puas. Demikian seterusnya. Menulis lagi, belajar lagi, dan menulis lagi.
Demikian artikel sederhana mengenai delapan langkah menulis cerpen untuk pemula. Semoga bermanfaat. 

Selamat menulis cerpen!

Read Post | komentar
 
© Copyright cobacoba 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all